"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Friday, 4 January 2019

Satlantas dan Dishub Jember Cek EWS Untuk Kurangi Laka Kereta Api

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk meminimalisir Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu, Kasatlantas Polres dan Dishub Jember Jumat (4/2/2018) cek Early warning System (EWS).


Langkah Satlantas Polres bersama Dinas Pergubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ini untuk memastikan bahwa di setiap perlintasan Kereta API (KA) sudah terpasang EWS dan masih berfungsi dengan baik (tidak trouble) pasalnya EWS ini sangat penting untuk mencegah laka perlintasan.

Berdasarkan pengecekan yang disurvei juga sudah terpasang  rambu-rambu peringatan, namun ada beberapa yang perlu perbaikan. "Untuk EWS yang di utara SPBU Jubung perlu perbaikan, termasuk EWS Perumahan Kodim Jubung, itu sudah aktif, namun masih harus manual," ujar Kasatlantas, AKP Edwin Nathanael.

Sedangkan maintenance di JPL 134 Utara Terminal Tawang Alun, JPL 135 Utara SPBU Jubung dan JPL 137 Perum Kodim Jubung sudah ready.  "EWS di utara Terminal Tawang Alun kondisinya ready karena sebelum natal sudah diperbaiki dan berfungsi baik," imbuhnya

Tak hanya itu, lanjut Kasatlantas, untuk keperluan perawatan EWS, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sudah membuat surat ke Dishub Provinsi Jawa Timur dengan tembusan Bupati dan Satlantas Polres Jember.

Diberitakan bahwa di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Kamis (13/12/2018) pagi Kembali Renggut Nyawa  kakek Asan (70 tahun), Sebelumnya Minggu (7/10/2018) , dua Pemuda  juga tewas tersambar Kereta Api Mutiara Timur siang di perlintasan tanpa palang pintu  di Jl Merak Desa Jubung, Sukorambi.

Korbannya Kereta Api Probowangi No.Log : CC2013584 yang di masinisi oleh Eko Budiyono, (30) dan Asisten Masinis Tatang Yulianto, (30) berjalan dari arah barat ke timur kali ini adalah warga dusun Gayam desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji.

Tidak adanya penjaga palang pintu atau lampu sensor diduga jadi penyebab kecelakaan, Hal itu dibenarkan Warga setempat,  bahwa Sersor dan sirine peringatan sudah lama tidak berfungsi. Untuk itu  Warga meminta pihak terkait agar segera memperbaiki, sebelum ada korban susulan. (yond/edw).

Berita Terkait Sosial Budaya

1 comment:

azam breber said...

Majalah gempur mantab.... semoga semakin jaya...saya suka sekali Dengan beritanya karena bagi saya yang paling update jaman Now