"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 18 February 2019

Bupati Jember Respon Cepat Ambrolnya Plengsengan Kalijompo

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dapat aduan ambrolnya Plensengan, Bupati Jember dr HjFaida, MMR langsung Inspeksi mendadak (Sidak) ke sungai Kali Jompo di jalan Sultan Agung Kecamatan Kaliwates.

Ambrolnya Plengsengan di sebelah toko busana muslim Rien collection tersebut diduga karena bangunannya sudah tua, sehingga kekuatan dari bangunan tersebut menjadi rapuh, selain itu arus sungai yang deras dimusim penghujan tahun ini juga menjadi salah satu penyebabnya.

Bangunan plengsengan di Sungai ‘Kali Jompo’ memang terlihat tua dan sudah lama, pada tahun 2012 itu hanya diperbaiki hingga sampai saat ini. Demikian diungkapkan Bupati jember Dr.Hj.Faida.MMr didampingi tim TRC BPBD Jember serta dinas terkait saat berada di lokasi Senin (18/2/2019) Sore.

Karena kondisi plengsengan bersifat Emergensi (Darurat) Lanjut Bupati, maka secepatnya akan dilakukan perbaikan dengan cara memberi bronjong kawat anyaman berisi Batu. "Untuk menghambat derasnya arus air, mulai besok hingga 3 hari kedepan akan kita pasang mulai dari bawah (pondasi)," katanya.

Untuk pemasangan Bronjong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui PU Bina Marga akan bekerjasama dengan TNI. "Supaya masyarakat yang bertempat tinggal (berada) disekitar sungai kali Jompo bisa tenang dan tidak was was lagi," ujarnya.

Pemkab Jember mengapresiasi warga yang memberikan informasi, hal itu kata Faida, bentuk kepedulian warga terhadap lingkungannya. "Saya ucapkan terima kasih karena langsung Whatsaap kepada saya, sehingga saya langsung meresponnya, ini bentuk kepedulian masyarakat kepada lingkungannya," Sambungnya.

Sementara Teguh, pemilik salon di pertokoan Jompo, mengapresiasi respon cepat Bupati atas laporan masyarakat. "Ini benar-benar bupati yang tokcer atau bagus, begitu saya WhatsApp langsung direspon, ini menandakan kecintaan kepada masyarakat Jember. " Pungkasnya (yond).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: