"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Friday, 8 February 2019

PLN Jember Targetkan Rasio Elektrifikasi Dusun Capai 100 Persen

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jember, Ardian Gusti menargetkan kenaikan Rasio Elektrifikasi (RE), pada tahun 2019, sebesar 100 persen.

Pasalnya  Kabupaten Jember ini menjadi salah-satu daerah dari sebelas kabupaten / kota di Jawa Timur yang tercatat hanya memiliki RE, 86 persen, dibawah 90 persen, untuk itu diperlukan sinergi antara PLN dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Hal itu dilakukan agar PLN dapat mengetahui daerah mana saja yang belum berlistrik,” Demikian kata Meneger PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP3 Jember Ardian Gusti didampingi jajarannya saat menemui Bupati dr Hj Faida, MMR di Pendapa Wahyawibawagraha. Jum’at (8/2/2019)

Target itu guna meningkatkan rasio elektrifikasi (RE), jumlah pelanggan PLN dibagi jumlah KK. “Pemkab sebelumnya telah mengambil langkah maju. Bupati telah mengajukan permohonan bantuan penyaluran listrik kepada Kementerian ESDM untuk warga kurang mampu di 78 dusun”, lanjutnya.

Biaya pemasangan listrik akan ditanggung oleh pemerintah daerah. “Jember ini desa berlistrik sudah seratus persen, tetapi mau menuju dusun berlistrik seratus persen pula," katanya.

Disamping itu katanya, saat ini PLN punya program pemasangan listrik untuk daya 450 dengan biaya kurang Rp. 400 ribu. Pemasangan baru untuk daya ini cukup Rp 69 ribu. Biaya ini sudah termasuk token, Sertifikat Laik Operasi ( SLO), biaya administrasi, dan langsung menyala. Biaya sisanya bisa diangsur selama 12 bulan.

Sebelum program itu dilaksanakan, Bupati Faida memberikan saran agar program ini bisa berjalan baik. Faida minta ada skenario dan strategi yang perlu disepakati bersama,. "Karena menyentuh masyarakat paling bawah, tidak boleh main main, karena rawan kecewa, dan juga kita harus lawan pungli,” tegasnya. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: