"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 28 October 2019

Rembuk Pemuda PDI Perjuangan Jember Sepakati Jaga NKRI Melalui Digital

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda, pada Senin (28/10/2019), dimanfaatkan oleh DPC PDI Perjuangan Jember menggelar rembuk Pemuda bertema “Dari Jember untuk NKRI”.

Dalam acara yang digelar, kecamatan Patrang  yang diikuti oleh jajaran Pengurus dan tujuh anggota DPRD Jember Fraksi PDI Perjuangan serta berbagai elemen pemuda mulai Pelajar, organisasi Kemasyarakatan, Petani, peternak hingga Nelayan ini berhasil menyepakati 6 poin.

Setia pada Pancasila dan Menjaga NKRI, Bersikap toleran dan tenggang rasa, Menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, Meningkatkan rasa sosial dan empati pada sesama, Kritis, inovatif dan melek politik dan berkomitmen menggunakan produk dalam Negeri.

“Melalui momentum ini, kita coba memberikan yang terbaik pada Bangsa dan negara, kita tahu Sumpah pemuda itu proses awal pergerakan kemerdekaan Indonesia,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jember Bambang Wahdju usai acara di Aula Kantor setempat Jl Supriyadi No 54 Baratan, Patrang, Senin (20/10/2019).

Menurutnya itu tugas kita untuk menjaganya, lebih-lebih pemuda yang jadi ujung tombak proses kehidupan berbangsa dan negara, pasalnya, tantangan hari ini berbeda dengan kemarin. “Oleh sebab itu kami merasa perlu meminta masukan pada teman-teman muda, terkait persoalan di masyarakat dan apa yang perlu di Perjuangan oleh Partainya”, katanya.

Menurutnya, ada masukan yang luar biasa dari Pelajar SMA, yaitu mengamankan ideologi besar Bangsa Pancasila menggunakan kecanggihan teknologi. Ide menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan rasa cinta kepada bangsa mamanfaatkan kecanggihan teknologi itu sesuatu yang luar biasa.

Hal lain yang jadi pembahasan, soal toleransi umat beragama yang dirasa mulai luntur. Untuk itu para pelajar minta kita terus menerus dan serius mensiarkan idiologi Pancasila dan kebenenekaan dengan toleransi dan gotong royong sampai ke seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat.

“Dan sebenarnya hal itu sudah kita lakukan, kita punya Anggota DPR RI dari PDI perjuangan yang rutin melakukan sosialisasi empat pilar (Pancasila, Bhenika Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar 1945) kepada pelajar, Pondok Pesantren hingga ke pelosok desa.

“Yang kita bisa petik dalam kegiatan ini bahwasanya ada kesamaan antara cita-cita PDI Perjuangan dengan para Pemuda di Jember menyelamatkan dan memajukan Indonesia, berdasarkan Pancasila, dan ke Bhenekaan, dan sebenarnya kekuatan Indonesia terletak pada toleransi,” tegasnya.

Untuk itu dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini, ternyata tidak seperti yang sebagian orang nilai, ternyata masih banyak pemuda yang peduli terhadap bangsanya. “Kami berharap acara ini menjadi tradisi di Partainya, dan hasil-hasilnya akan disalurkan melalui anggota dewan.

Disamping Topik Toleransi yang jadi pembahasan serius, muncul juga beberapa persoalan yang menjadi pembahasan, diantaranya tentang Produk Lokal, Nasib Pentani Tembakau yang selalu terpuruk, Kesenian Daerah, Pariwisata, lingkungan dan sebagainya, dan diakhir acara para perserta mendeklarasikan untuk melaksanakan 6 poin yang disepakati diaatas. (rus).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: