"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Saturday, 19 October 2019

TPP Kabupaten Jember Lakukan Rakor dan Evaluasi Bersama

Evaluasi oleh TPP di Kafe KancaKona, kredit foto: Umam/MG

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Jember melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Pendamping Desa P3MD Kabupaten Jember bulan Oktober bersama PA, PD, PDTI dan PLD se-Kabupaten Jember di Cafe Kanca Kona Kopi di Jl. Basuki Rahmat Muktisari Kaliwates Jember.

Rakor kali ini, Pendamping Ahli (PA), Kabupaten Jember memberikan arahan yang juga menjadi evaluasi tim pendamping. "Sesuai dengan agenda, rakor kali ini ada beberapa yang perlu disampaikan, mulai dari beberapa materi terkait Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), serta Program Inovasi Desa (PID)," ujar Koordinator TPP, Fourzan Arief Hadi Prabowo, Sabtu 19 Oktober 19.
Kata Fourzan, saat sambutan dan pengarahan, materi tersebut melekat sebagaimana surat perjanjian kerja pendamping desa selama ini. Dia juga meminta supaya pendamping mengikuti kegiatan rakor hingga selesai. Sebab, "Ada materi-materi yang berkaitan dengan P3MD dan PID dalam rakor bersama ini yang nantinya akan disampaikan oleh salah satu Pendamping Ahli (PA), " ucapnya.

PA Pembangunan Partisipatif (PP) Dodik Merdiawan mengatakan, pentingnya sebuah komunikasi dan koordinasi dalam kegiatan fasilitasi di Kabupaten Jember ini, agar bisa melakukan evaluasi bersama berkaitan dengan hasil pendampingan terhadap desa. Baik dari tingkatan desa hingga kabupaten yaitu dari PLD hingga PA.

"Saya berharap, dari semua jajaran saling koordinasi satu sama lain, agar tidak sampai terjadi gesekan diantara kita yang mengakibatkan tidak optimalnya kegiatan fasilitasi dan pendampingan selama ini," kata Dodik.

Tahun 2019 ini, sambung Dodik, kegiatan fasilitasi dan pendampingan lumayan padat. Sebab, beberapa waktu lalu ada kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID), hingga Pemilihan Kepala Desa serentak. "Siklus kegiatan ditahun 2019 merupakan siklus yang lumayan memakan pikiran dan tenaga. Mulai dari kegiatan BID, hingga Pilkades di September lalu secara bersamaan," imbuhnya. 

Masih Dodik, diluar itu, saat ini sejumlah pendamping juga sudah mulai mempersiapkan untuk memfasilitasi desa dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah desa (RKPDes) tahunan maupun penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) bagi desa yang waktu lalu melaknsanakan Pilkades dan kepala desanya baru. "Saat ini kita sudah mulai mempersiapkan fasilitasi berkaitan penyusunan rancangan dan rencana pemerintah setahun sekali maupun enam tahunan," ujarnya.

Dodik berharap, dalam proses tersebut, pendamping mampu mengawal perencanaan, mulai penetapan dan dimasukkan ke dalam dokumen APBDes , realisasi hingga pertanggungjawaban nantinya. "Pengawalan tersebut dilakukan mulai dari memasukkan kegiatan inovasi yang telah disepakati di BID, pembentukan Rumah Desa Sehat (RDS), memasukkan kegiatan yang berhubungan dengan Stunting/ pencegahan Stunting yang ada di desa masing-masing," tegasnya. 

Evaluasi bersama pada kegiatan rakor bersama ini diharapkan, semua pendamping dapat menerapkan beberapa materi yang telah disampaikan dan bisa mengaplikasikan terhadap sejumlah desa dampingannya. Agar, kata Dodik, harapan dari pemerintah dalam mewujudkan desa maju, mandiri dan sejahtera bisa tercapai, hingga semuanya bisa menikmati hasil dari fasilitasi selama ini. (RF).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: