"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Thursday, 2 April 2020

Akibat Longsor, 2 Tempat Usaha Menggantung


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sumberbaru menyebabkan tanah longsor di lingkungan Klampokan Dusun Jatikoong, Desa Jatiroto. Akibatnya, dua tempat usaha milik warga terpaksa harus ditinggal pemiliknya lantaran posisi bangunan membahayakan, menggantung di atas tanah.


Kapolsek Sumberbaru AKP Subagio saat meninjau lokasi kejadian mengatakan, kedua bangunan tersebut, masing - masing, tempat cukur milik Riadi (43) warga Rt. 3 Rw.10 dan sebuah toko pakan burung milik Muasir (60) warga Rt.1 Rw.11, warga Dusun Jatikoong, Kamis 2 April 2020.

Setelah mengecek lokasi kejadian tanah longsor, kata Subagio, diduga penyebabnya dari selokan yang berada di barat jalan tidak cukup menampung air hujan. Sehingga air meluap ke jalan raya dan menggerus dinding jalan di sebelah timur, hingga terjadi longsor.

Subagio mengatakan, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa namun dikarenakan kondisi tanah yang longsor diperkirakan panjangnya 20 meter, lebar 5 meter, kedalaman diperkirakan 7 meter dan hampir memakan badan jalan utama masyarakat, maka pihaknya memberlakukan sistem buka tutup jalan.

"Pemberlakuan sistem buka tutup jalan atau sistem bergantian, agar bisa dilalui kendaraan Roda Dua (Sepeda motor) dan kendaraan roda Empat," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga Memasang rambu - rambu di sebelah samping lokasi dan melarang mobil muatan berat untuk lewat serta menempatkan Perangkat Desa juga warga untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas secara bergantian.

"Saya berharap pada warga untuk selalu berhati hati dan waspada sebab apabila hujan kembali terjadi dengan intensitas tinggi dan lama maka tidak menutup kemungkinan tanah longsor akan semakin melebar," terangnya

Dengan situasi dan kondisi jalan seperti itu, lanjut Subagio, secepatnya akan melakukan koordinasi dengan Muspika Kecamatan Sumberbaru, BPBD kabupaten Jember dan Dinas PU Binamarga dan SDA kabupaten Jember, untuk segera melakukan tindakan perbaikan. (RF/Eros/Yud)

Berita Terkait Peristiwa

No comments: