"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Friday, 20 November 2020

Petugas Lapas Kelas II A Jember Dilatih Beladiri

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pada masa pelatihan tahap kedua angkatan 2017 -2018, Instruktur Mapesik pada ASN (Sipir) Lapas Kelas IIA Jember memberikan materi beladiri dengan alat perlengkapan yang menempel.

Kegiatan yang digelar di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jember jalan Letjen Panjahitan, lingkungan Sumber Dandang, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, diikuti 44  Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut, KA lapas Kelas IIA Jember Yandi Suyandi melalui, Andre Setiawan Kasi Administrasi Keamanan dan Tata tertib, pelatihan beladiri tersebut sebagai pelindung dari ancaman keselamatan dengan menggunakan sarana prasarana yang di miliki ASN.

"Dengan pelatihan ini bisa dijadikan bekal mereka untuk melaksanakan tugas ke depan lebih baik," Ujar Andre yang juga sebagai ketua pelaksana Masa Pembinaan Mental dan Fisik (Mapesik) ini, kepada sejumlah awak media Jum'at (20/11/2020) siang

Latihan ini juga dapat membentuk mental, Etitut atau sikap serta tingkah laku dan kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan Penghuni lapas. "Sehingga dengan pemberian materi ini bisa menjadi harapan tunas pengayoman yang berintegritas, dan berdedikasi terwujud." Katanya

Instruktur (Pelatih) Aiptu Junit Tri Handoyo Anggota Satbimas Polres Jember mengatakan, pelatihan ini bertujuan supaya mereka bisa dan mampu serta terampil dalam menggunakan perlengkapan, sehingga  para pegawai dapat mencegah lebih awal apabila ada huru hara di Lapas.

"Kita hari ini memberi materi dan pelatihan bagaimana cara menggunakan borgol dan tongkat untuk menangkis serangan dan untuk memukul. Karena peralatan itu yang tiap hari di pegang oleh petugas lapas dan cara menggunakan Tameng." Jelasnya mengakhiri (Yond).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: