"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Tuesday, 5 January 2021

Badan Pertanahan Nasional Beri Penghargaan Kepada Kejari Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Dianggap banyak membantu program prioritas nasional, Badan Pertanahan Nasional (BPN) memberi penghargaan kepada Kejaksaan Negeri Jember.

“Peran kejaksaan di bidang pertanahan, seperti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sangat membantu,  sehingga diakhir 2020 bisa diselesaikan dengan baik,”. Kata Kepala BPN, Sugeng Muljo Santoso  saat berkunjung ke kantor Kejari Jl Karimata 94, Selasa, (5/1/2021).

Muljo juga mengucapan selamat atas diraihnya predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kemenpan RB.  "Kami sekaligus studi tiru. Tahun ini, dengan dukungan BPN menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, Mohon doa dan dukungannya agar berhasil," imbuhnya.

Kejari Jember menjadi sasaran untuk studi tiru, lanjutnya, karena mampu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan WBBM.  "Saya melihat Kejari Jember luar biasa. Tahun 2019 meraih WBK dan tahun 2020 meraih WBBM. Kami studi di sini supaya bisa WBK," harapnya.

Kajari, Dr. Prima Idwan Mariza, SH., M. Hum., menyampaikan rasa terima kasih. "Penghargaan itu merupakan suatu kehormatan. “Kami sudah lama menjalin komunikasi dengan BPN, dan akan mendukung programnya, termasuk untuk meraih predikat WBK”, jelasnya.

Tahun 2019, jelas Kajari, BPN telah mendeklarasikan zona integritas untuk meraih predikat WBK pada tahun 2020. Saat itu pihaknya juga ikut memberikan dukungannya.  Meski prestasi itu akhirnya belum bisa diraih, semangat tersebut tetap adauntuk meraihnya pada tahun 2021.

Namun demikian, Kajari yakin bisa diwujudkan.  Pasalnya program yang direncanakan agar manfaat BPN Jember benar-benar dirasakan oleh masyarakat Jember.  “Dengan semangat, konsistensi, dan integritas BPN Jember tahun ini BPN akan mendapatkan WBK," pungkasnya. (eros).

Berita Terkait Agraria ,Politik dan Hukum

No comments: