"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 11 October 2018

Gempa 6.3 SR di Jatim dan Bali Rusak Puluhan Rumah di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Gempa berkekuatan magnitudo M6,4 di wilayah Jawa Timur dan Bali Kamis (11/10/2018) dini hari mengakibatkan beberapa orang meninggal dan ratusan rumah rusak.

Atas peristiwa itu, puluhan rumah di Jember juga  mengalami kerusaan, diantaranya kecamatan, Kaliwates, Kecamatan Temporejo, Patrang, Sukorambi, Mumbulsari, Patrang, Arjasa dan beberapa kecamatan lain. Atas peristiwa itu warga bersama Muspika dan aparat langsung melakukan kerja bhakti.  

Menurut Kapolres Jembe, AKBP Kusuworo Wibowo bahwa seluruh Kapolsek akan mendata di Kecamatan masing-masing. “Pagi ini para Kapolsek akan cek Kecamatan masing-masing, bila ada rumahn yang rusak akan diadakan kerja bhakti untuk meringankan beban warga”, katanya (11/10/2018) pagi.

Sebelumnya BMKG melaporkan episenter gempabumi pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, pada kedalaman 12 km. Gempa tidak berpotensi tsunami mengakibatkan 3 orang di Madura meninggal dunia

Guncangan dirasakan cukup kuat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Intensitas gempa juga dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan. Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho bahwa dampak gempa yang terjadi sekitar pukul 01.57 WIB ini dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep.

“Tiga orang meninggal dunia adalah Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kecamatan  Gayam – Sumenep, H Nadhar (P/55) Dusun. Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan  Gayam – Sumenep dan  Laki-laki Dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kecamatan Gayam – Sumenep”, Jelasnya.

Korban meninggal akibat tertimpa bangunan rumah yang roboh, saat korban sedang tidur, sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri. Selain itu beberapa rumah mengalami kerusakan. “BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan”, jelasnya.

Gempa yang dimutakhirkan jadi M6,3 oleh BMKG ini juga terasa di Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo,  Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang,  Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, dan Mojokerto. (eros).

Berita Terkait Peristiwa

No comments: