"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 29 November 2018

Kades Arjasa Dukung Rencana PDAM Situbondo Produksi Air Kemasan di Desanya

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Rencana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Situbondo, Jawa Timur yang akan mempruduksi air mineral kemasan mendapatkan apresiasi dari kepala Desa Arjasa.

Rencana PDAM ini mendapat apresiasi dari kepala desa Arjasa Dihi Mujiani, menurutnya desalah yang akan diuntungkan dengan  dibangunnya pabrik air mineral kemasan ini, disamping dapat menyerap tenaga kerja lokal , juga akan menambah PADes, suatu saat bisa menjadi desa mandiri,” katanya,  Kamis (29/11/2018).

Oleh karena itu Siti Mujiani menyampaiakan terima kasih kepada pemerintah daerah, “Jika hal itu terealisasi akan tercipta lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran di wilayah kecamatan Arjasa. Dan  otomatis pelibatan masyarakat sangat tinggi dengan program produksi air mineral kemasan”, jelasnya.  

Pernyataan ini menanggapi Direktur PDAM Situbondo H Jamal Fajri dalam sosialisasi beberapa waktu lalu yang mengatakan  bahwa untuk produksi air mineral akan diambil dari  sumber mata air di Desa Arjasa, kecamatan Arjasa. "Kita  masih menunggu  tahapan evaluasi untuk membuat itu," katanya.

Jika dibandingkan dengan produk air sejenis yang ada, menurutnya , air kemasan ini punya keunggulan. Karena Sumber air  didesa Arjasa bisa dikategorikan mempunyai banyak kandungan mineral dan sumber airnya tak pernah mati. “untuk sementara, produksinya masih dalam tahab uji coba”, lanjutnya  

Sebelum Produk diluncurkan, PDAM terus menyempurnakan, dengan melakukan studi banding ke beberapa pihak yang berkompeten di bidang pengelolaan AMDK  (air minum dalam kemasan). "Banyak pelajaran yang kami dapat dari hasil studi banding, " katanya.

Dengan Unit usaha ini, PDAM tidak hanya  mengandalkan pendapatan dari tarif pelanggan.  "Untuk langkah pertama ini, kami terlebih dahulu akan fokus untuk mempelajari pengelolaan AMDK. Mulai dari persoalan hulu hingga ke hilir," uajr Jamal.

Hanya saja baru pengelolaan air di desa Arjasa masih dalam tahap rencana dan tentu. Maslah proses analisis  teknis dan evaluasi , masih belum bisa dipastikan kapan akan dimulai produksi air kemasan itu. Namun rencana tetap akan berjalan.

Rencana PDAM ini mendapat apresiasi dari kepala desa Arjasa Dihi Mujiani, menurutnya dengan dibangunnya pabrik air kemasan di wilayahnyam , desalah yang akan diuntungkan, disamping dapat menyerap tenaga kerja lokal , juga akan menambah PADes, suatu saat bisa menjadi desa mandiri.,” katanya,  Kamis (29/11/2018).

Oleh karena itu Siti Mujiani menyampaiakan terima kasih kepada pemerintah daerah, “Jika hal itu terealisasi akan tercipta lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran di wilayah kecamatan Arjasa. Dan  otomatis pelibatan masyarakat sangat tinggi dengan program produksi air mineral kemasan”, jelasnya.  (Edo).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: