"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Saturday, 8 August 2020

Raker FWLM Jember, Bupati Faida; Ilmu Harus Ditambah, Keterampilan Wajib Diasah

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Peran jurnalis sangat penting, tidak hanya bisa menkontrol kebijakan pemerintah, tetapi harus mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan mencerdaskan.

Baca juga: Cegah Covid-19, Wartawan Dari FWLM Jember Bagikan Ratusan Masker Merah Putih

Apalagi disaat Covid-19, Para jurnalis wajib memiliki pemahaman terkait penanggulangannya, sehingga menjadi jurnalis tangguh,” tegas Bupati Jember dr Faida MMR, ketika menjadi pembicara pada Rapat Kerja dan Pelatihan Search Engine Optimization (SEO) serta Media Sosial.

Hadir sebagai pemateri dalam acara FWLM Jember yang dilanjut training yang menghadirkan ketua APJII Jatim, Ketua RTIK Jember dan pegiat Medsos  ini, Kepala Staf Kodim 0824 Jember Mayor Inf Sampak dan Kepala Bagian Operasional Intelejen Polres Jember Iptu Dian Eko.

Pada setiap tahapan Rangkaian Rapat Kerja dan Pelatihan SEO dan Media Sosial (Work Meeting & Search Engine Optimization And Social Media Training) ini, menggunakan protokol kesehatan secara ketat yang didampingi Petugas Pengawas Protokol Covid-19.

“Kerja-kerja jurnalis dan peran media sangat signifikan dalam penanggulangan wabah ini. Karena lewat media berbagai informasi mengenai perkembangan penanganan pandemi tersampaikan ke masyarakat,” kata Bupati Faida kepada para peserta  di Aula Hotel 88, Sabtu (8/8/2020).

Kendati begitu, Faida mewanti-wanti para pekerja media tetap berhati-hati saat menjalankan tugas liputan. Harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Karena sebagaimana petugas yang menjadi garda depan penanganan Covid-19, wartawan juga rentan terpapar virus korona.

Sebab, setiap saat mereka bisa bertemu dengan orang-orang baru yang bisa menjadi perantara penularan virus. “Harus disiplin pakai masker dan jaga jarak. Jika memang memungkinkan, wawancara lewat panggilan video saja. Tidak perlu tatap muka,” pesannya.

Lebih lanjut, bupati ex officio Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Jember tersebut meminta, para jurnalis terus meningkatkan kapasitas diri. Tak hanya terkait dengan Covid-19, tapi juga pengetahuan lain yang dapat menunjang kerja-kerja kejurnalistikan.

Peningkatan SEO dan penggunaan Medsos sebagai penujang keterjangkuan berita ke khalayak. “Ilmu harus terus ditambah, dan kemampuan wajib terus diasah. Mewakili Pemkab, saya mengapresiasi upaya upgrading rekan-rekan wartawan yang tergabung di FWLM Jember ini,” ujarnya.

Ketua Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Jember Ihya Ulumiddin mejelaskan bahwa Raker kali ini membahas peraturan organisasi (PO), penetapan anggota baru yang mendaftar setahun lalu, dan merumuskan program dan kegiatan setahun kedepan. Hasil raker ini merupakan keputusan tertinggi sekaligus pijakan berjalanannya roda organisasi yang berdiri sejak enam tahun lalu ini.

Jurnalis yang karib disapa Udik ini pun mengapresiasi Bupati Faida, serta Kasdim Mayor Inf Sampak, dan KBO Intelejen Iptu Dian Eko. Karena kehadiran ketiga narasumber itu dinilainya memberi perspektif baru bagi anggota FWLM dalam menyuguhkan berita di masa pandemi ini.

“Saya kira pesan penting dari ketiga narasumber itu bisa dipetik dalam tugas liputan. Sebagai profesi yang menuntut kerja di lapangan, jurnalis wajib menjaga keselamatan diri. Karena bagiamananpun, menjaga keselamatan diri bagian dari menjaga keselamatan keluarga,” tegasnya. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

1 comment:

Admin said...

Luar biasa... 6400 post dan sehari yang buka 50-an biji, rajin banget Anda.